Oknum Dinkes Edarkan Sabu-sabu

Kompas.com - 25/04/2010, 18:04 WIB

AMBON,KOMPAS, KOMPAS.com -  Seorang pegawai Dinas Kesehatan Kota Ambon berinisial PT (48) tertangkap basah oleh Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease saat sedang menjual sabu-sabu, sekitar pukul 22.45 WIT, Sabtu (24/4/2010). Selain menangkap PT, polisi menangkap dua pengedar lainnya.

Kepala Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Ajun Komisaris Besar Didik Agung Widjanarko didampingi Kepala Satuan Narkoba Polres Ambon Ajun Komisaris George Siahaya, Minggu (25/4/2010), mengatakan PT ditangkap saat menjual sabu-sabu itu ke petugas polisi yang menyamar di depan kantor Dinas Kesehatan Kota Ambon.

Dari tangan PT, polisi menyita satu paket sabu-sabu yang dijual dengan harga Rp 2,4 juta.

Penangkapan PT ini bermula dari penangkapan pengedar lainnya berinisial AB (29), warga Desa Suli, Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada hari Rabu (21/4/2010) lalu. Dari tangan PT, polisi menyita tiga paket sabu-sabu dan uang tunai sebesar Rp 2,4 juta.

Kemudian, setelah menangkap PT, polisi mengembangkan informasi yang diperoleh dari PT dan menangkap seorang pengedar lain berinisial BM (40), warga Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Sirimau, Ambon. " Di rumahnya kami menemukan ada 23 paket sabu-sabu yang semuanya disembunyikan BM di dalam sepatu dan uang tunai sebesar Rp 4,4 juta yang diduga hasil transaksi sabu-sabu," ujar Didik.

Polisi langsung menetapkan ketiganya sebagai tersangka dan mengancam dengan pasal 111 dan 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ketiga tersangka terancam pidana penjara lima tahun sampai 20 tahun.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau