Mobil Listrik Paling Ringan di Jepang

Kompas.com - 26/04/2010, 11:36 WIB

JEPANG, KOMPAS.com — Mobil listrik saat ini mulai memasuki era baru di Jepang.  Teijin Group asal Negeri Sakura membuat kendaraan listrik super-ringan yang mereka namakan PU-PA EV. Penggunaan bahan baku ringan pada struktur "tubuh" membuat bobotnya setengah kali lebih ringan dari produk konvensional.

PU-PA EV dibangun menggunakan berbagai jenis material, antara lain, serat karbon, resin polycarbonate, dan bio-poliester. Hasilnya, mobil cuma memiliki berat 437 kilogram, seperti dilansir Autoevolution, Minggu (25/4/2010).

Nama Pupa diambil dari kepompong, bagian dari metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu. Hal ini tecermin dari visi Teijin yang memprediksi bahwa kendaraan akan seperti pupa dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Kecepatan Pupa mencapai 60 km per jam dengan jarak tempuh 100 km. Mobil ini juga menggunakan berbagai bahan baku ramah lingkungan untuk mendukung terciptanya mobil yang lebih "hijau".

Di interior, hampir seluruh permukaannya menggunakan bahan bio-poliester, sebut saja jok, karpet, dan berbagai peralatan komunikasi yang ada di dasbor. Sementara itu, bagian atas dari peredam kejut menggunakan bahan polycarbonate resin.

Saat ini, mobil konsep tengah dipamerakan di Teijin Mirai Studio, Tokyo, Jepang. Teijin Group merupakan perusahaan yang menjamah berbagai industri, yakni otomotif, aviasi, informasi, elekrtonik, kesehatan, lingkungan, dan teknologi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau