JAKARTA, KOMPAS.com — Buruknya angka kelulusan ujian nasional (UN) tahun ini di hampir semua daerah diakui justru memberi citra positif bagi pelaksanaan UN tahun ini bahwa UN dilaksanakan dengan lebih jujur sehingga kredibilitasnya pun terlihat lebih bagus.
Demikian dikatakan Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Prof Dr H Haris Supratno kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (26/4/2010). Haris mengatakan, sejumlah kalangan memang menilai bahwa UN tahun ini banyak dikeluhkan oleh siswa karena lebih sulit.
"Sehingga pada waktu try out sudah terasa dan terbukti banyak yang jatuh. Ternyata, hal itu membuktikan banyak yang tidak lulus. Artinya, tingkat kesulitan lebih tinggi, tetapi di sisi lain siswa betul-betul mengerjakan soal tanpa manipulasi seperti tahun lalu," ujar Haris.
Haris menambahkan, menurutnya, kalaupun tingkat kelulusan tahun ini akhirnya dikatakan menurun daripada tahun lalu, di satu sisi tingkat kejujurannya lebih baik.
"Artinya, apa yang sebetulnya kami programkan di UN sudah semakin bagus. Karena dengan beginilah kita bisa mengukur UN itu kredibel atau tidak," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang