JAKARTA, Kompas.com — Robert Kubica senang dengan aturan baru Formula 1 (F1) yang melarang pengisian bahan bakar selama balapan. Menurut pebalap Renault ini, aturan tersebut menjadi sebuah bentuk penghargaan kepada pebalap yang pintar.
Kubica yakin, pelajaran yang diperoleh setelah menjalani empat seri perdana musim 2010 membuat para pebalap harus berpikir cerdas. Mereka harus bisa menyiasati kondisi yang dihadapi sepanjang balapan, dibandingkan dengan terus menggeber kecepatan mobil secara maksimal untuk mencatat waktu terbaik di setiap lap.
"Tren tahun ini sudah berbeda," ungkap Kubica, yang memberikan kontribusi sangat besar kepada Renault pada musim ini, termasuk ketika naik podium di GP Australia.
"Tahun ini, para pebalap harus bisa menjaga hal penting seperti ban, dan harus menunjukkan kepintaran membalap—tidak hanya ngebut untuk dua atau tiga lap karena hal itu akan membuat ban cepat aus."
"Sekarang kami perlu berpikir tentang bagaimana bisa berlari sekencang mungkin sampai akhir balapan sehingga menyentuh garis finis, tetapi tidak sekadar ngebut untuk satu atau dua lap."
"Karena itu, kadang-kadang kamu harus mengantisipasi beberapa perubahan keseimbangan, atau tekanan atau pengesetan yang berbeda, untuk membantu ban sehingga bisa lebih lama bertarung untuk membuat waktu yang lebih baik."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang