Gaya hidup

Semakin Lengkap dengan Adanya Jalur Sepeda

Kompas.com - 27/04/2010, 04:38 WIB

Ada pemandangan berbeda di kawasan Kota Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/4). Sebelum pukul 07.00, Jalan Tropikana Raya, Kota Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, dipadati ribuan pesepeda.

Tua muda, laki-laki perempuan berkumpul di ruas jalan itu dan bersiap-siap di atas tunggangan mereka, sepeda. Mereka tengah menunggu aba-aba start JB Fun Bike, ajang bersepeda santai yang diadakan pengembang Kota Jababeka Cikarang.

Setelah bendera tanda start berkibar, para peserta JB Fun Bike itu memenuhi sepanjang jalan di depan Jababeka Multicultural Center. Panitia menyebutkan, para peserta JB Fun Bike tidak hanya dari kawasan Jababeka dan Cikarang, tetapi juga datang dari komunitas pesepeda Subang dan Karawang.

Para peserta menempuh rute dari Jalan Tropikana Raya menuju Jalan Douwes Dekker, melintasi kawasan Botanic Gardens, memutar menuju perumahan Tropikana Residence dan finis di pelataran Plaza JB.

JB Fun Bike adalah kegiatan bersepeda santai bagian dari rangkaian ulang tahun Plaza JB, pusat komersial di Kota Jababeka. Bersamaan dengan penyelenggaraan JB Fun Bike, PT Jababeka Tbk secara resmi membuka jalur zona sepeda atau bike zone, tahap pertama di kawasan Kota Jababeka.

Zona sepeda Jababeka tahap pertama itu menghubungkan kawasan Education Park Kota Jababeka, kawasan Golf Jababeka, kompleks Veranda Town House, kawasan bisnis Pecenongan Square, kawasan Botanic Gardens, sampai kompleks perumahan Tropikana Residence dan Simprug Garden. Panjang jalur sepeda itu 10 kilometer.

”Pembangunan Bike Zone bagian dari komitmen Jababeka Go Green dan sekaligus bentuk dukungan kami terhadap program kampanye udara bersih,” ujar Hyanto Wihadhi, Direktur PT Jababeka Tbk.

Melalui komitmen Go Green, Kota Jababeka menuju kawasan hijau, rendah polusi, dan ramah lingkungan.

Gaya hidup

Bersepeda kini menjadi gaya hidup masyarakat modern, terutama di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Komunitas pesepeda pun kian banyak bertumbuh.

Tidak sedikit di antara komunitas mereka itu berasal dari kalangan penghuni kawasan perumahan atau karyawan perusahaan, termasuk mereka yang berdiam di Kota Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Pembangunan kawasan Jababeka mulai tahun 1989. Sejak itu, daerah itu menjadi kawasan industri, perumahan, dan pendidikan yang terintegrasi. Kota Jababeka menjadi satu dari beberapa kawasan industri dan perumahan di Kabupaten Bekasi yang menyediakan jalur khusus untuk sepeda.

Di Bekasi, selain di Kota Jababeka, Lippo Cikarang juga menyediakan jalur sepeda. Sementara Kota Deltamas, Cikarang, membangun bike park.

Penyediaan zona sepeda di kawasan, seperti yang dilakukan PT Jababeka Tbk di kawasan perumahan dan pendidikan Kota Jababeka, akan memberikan nilai tambah sekaligus mengangkat citra sehingga mampu mendongkrak harga tanah dan properti di kawasan tersebut.

Pembangunan zona sepeda di kawasan Kota Jababeka menyatu dengan zona pejalan kaki (pedestrian). Alhasil, bersepeda terasa nyaman karena di tepi jalur sepeda itu penuh pepohonan.

Keberadaan zona sepeda di kawasan Kota Jababeka mendapat tanggapan positif dari penghuni perumahan setempat. Mereka menilai, adanya zona sepeda menjadikan fasilitas kawasan kian lengkap.

Solihin Sari, warga Tropikana Residence, mengatakan, mereka dapat menggunakan jalur sepeda setiap hari. Tidak hanya ketika hari libur atau Minggu, tetapi juga pada hari-hari kerja.

”Warga akan semakin nyaman karena fasilitas di kawasan kini semakin lengkap,” kata Solihin, mantan Wakil Bupati Bekasi.

Hyanto menambahkan, mereka menyediakan zona sepeda berikut rambunya agar masyarakat dan karyawan, yang tinggal di kawasan Kota Jababeka, dapat bersepeda secara aman dari rumah ke kantor, rumah ke sekolah, atau rumah menuju pusat bisnis.

Menyusul zona sepeda tahap pertama, PT Jababeka Tbk berencana menambah fasilitas zona sepeda di kawasan industri Jababeka. Jadi, jalur sepeda tersebut akan terintegrasi, menghubungkan antara kawasan perumahan, kawasan komersial, serta kawasan pendidikan dan kawasan industri di Jababeka.

”Kami berusaha menjawab keinginan masyarakat yang mendambakan lingkungan kota yang lengkap dan sehat,” ujar Hyanto. (COK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau