Wuih, Wanita China Doyan "Ngebut" Pakai Ferrari

Kompas.com - 27/04/2010, 10:00 WIB

CHINA, KOMPAS.com — Para wanita di Eropa boleh bangga dengan budaya fashion yang kental karena hampir semua kota mode ada di sana. Namun, di China, ternyata wanitanya lebih gemar memacu adrenalin dengan cara ngebut. Mau tahu mobilnya? Kebanyakan mengendarai Ferrari.

Nih, buktinya. Tahun lalu, penjualan mobil berlambang kuda jingkrak ini di China secara total sebanyak 220 unit. Dari jumlah itu, 44 unit dibeli oleh wanita. Artinya, 20 persen dari total penjualan di Negeri Tirai Bambu dikonsumsi kaum hawa, sementara di luar China, cuma 5 persen.

CEO Ferrari Amedeo Felisa mengaku terkejut dengan kenyataan ini. "Kami punya 20 persen wanita yang membeli Ferrari di China," ujar Amedeo seperti dilansir Autoevolution, Senin (26/4/2010).

"Jika dilihat, rata-rata konsumen Ferrari di China memiliki usia 10 tahun lebih muda dari konsumen di Eropa. Di China banyak pebisnis wanita, dan kompetisinya sangat ketat. Mereka mampu membeli Ferrari dari gajinya, Kami sangat terkesima, tak mengira akan banyak pembeli wanita di China," lanjut Amedeo.

Pertumbuhan pasar mobil di China mampu menopang kejatuhan penjualan Ferrari di kawasan Amerika Utara dan Eropa. Nah, untuk memeriahkan ajang pameran otomotif di Beijing yang tengah berlangsung saat ini (26 April-2 Mei 2010), merek Italia ini meluncurkan 599 GTO yang cuma diproduksi sebanyak 600 unit di seluruh dunia.

Untuk kawasan Asia Pasifik, Ferrari mencatatkan penjualan 500 unit sepanjang 2009. Dari jumlah itu, China menjadi pasar terbesar karena memiliki 10 delaer. Adapun Hongkong berhasil menjual 150 unit, dan Taiwan sebanyak 50 unit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau