Mata uang

Rupiah Kembali ke Atas 9.000

Kompas.com - 27/04/2010, 10:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa (27/4/2010) pagi, kembali berada di atas angka Rp 9.000 per dollar AS setelah sebelumnya menguat hingga mencapai level 8.998 karena Bank Indonesia tetap menjaga pergerakan mata uang tersebut.
    
"Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan rupiah berada di atas level 9.000 karena kalau sampai di bawah level 9.000, para eksportir akan mengeluh akibat produk ekspornya kurang kompetitif," kata analis PT Valbury Asia Securities, Krisna Dwi Setiawan, di Jakarta, Selasa.

Nilai tukar rupiah melemah tujuh poin menjadi Rp 9.005-Rp 9.015 per dollar AS dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya, Rp 8.998-Rp 9.008.

Krisna mengatakan, rupiah sudah beberapa kali berada di bawah angka Rp 9.000 per dollar AS. Namun, di posisi itu tidak bertahan lama karena BI melakukan intervensi pasar.

Meski demikian, peluang rupiah untuk kembali menguat masih tetap tinggi. Apabila dorongan pasar terhadap rupiah makin kuat, BI kemungkinan akan melepasnya sehingga rupiah akan berada jauh di bawah angka Rp 9.000 per dollar AS.
    
"BI untuk saat ini memang sengaja menjaga rupiah agar tidak terlalu cepat menguat karena bila saatnya diserahkan ke pasar, kenaikan itu akan terus terjadi," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau