Golkar Tunggu Uji Materiil UU MD3

Kompas.com - 27/04/2010, 17:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menanggapi desakan sejumlah LSM untuk menggunakan hak menyatakan pendapat dalam tindak lanjut kasus Bank Century, Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Ade Komaruddin mengatakan fraksinya sendiri sebenarnya belum memiliki keputusan terkait hak tersebut. Hal ini disebabkan karena belum rampungnya proses uji materiil UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR dan DPD dan DPRD (MD3).

"Kami belum memutuskan hak menyatakan pendapat selama UU MD3 belum di-judicial review sesuai dengan UUD. Tolong dipahami keputusan politik kami belum mempertimbangkan ini karena ada pasal dalam UU MD3 yang masih bertentangan dengan UUD 1945," katanya ketika menerima Ray Rangkuti, Adhie Masardi, Yudi Latief dan rekan lainnya di ruang Fraksi Golkar, Selasa (27/4/2010).

Menurutnya, langkah ini diambil sebagai upaya Golkar demi sebuah demokrasi untuk kesejahteraan rakyat. Tanpa judicial review, pergerakan hak menyatakan pendapat akan sia-sia dan mubazir.

Namun demikian, Ade menegaskan bahwa fraksi tidak pernah melarang atau menyuruh anggotanya untuk menandatangani hak menyatakan pendapat. Dia mengisahkan posisi Bambang Soesatyo yang mendukung penuh dan Priyo Budi Santoso yang belum setuju. Namun, seluruh sikap dihormati bersama. Fraksi, melalui tim pengawas kasus Bank Century, juga akan konsisten mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti kasus Bank Century.

"Kami akan kawal melalui tim pengawas. Kami akan dorong mereka bekerja tanpa lelah dan tanpa batas waktu sepanjang rekomendasi belum dijalankan sebaik-baiknya," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau