SURABAYA, KOMPAS.com - Rencana pendalaman dan pelebaran alur pelayaran barat Surabaya (APBS) yang akan dilakukan oleh PT Pelindo III dan Pemprov Jatim menunggu selesainya pemendaman pipa gas milik PT Kodeco Energy Co Ltd.
Masalahnya, pipa gas yang belum tertanam dalam dapat membahayakan proses revitalisai APBS serta kapal-kapal yang melintas. Demikian diungkapkan Gubernur Jatim Soekarwo, Selasa (27/4/2010) di Surabaya.
"Kami masih menunggu pemendaman pipa gas. Rencananya pipa gas akan ditanam 10 meter di bawah dasar laut," ucapnya.
Menurut Soekarwo, APBS kini mendesak diperlebar dan diperdalam karena setiap hari sekitar 150 kapal melintas di alur tersebut. Pelabaran dan pendalaman alur diharapkan dapat meningkatkan tingkat kedatangan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak serta memberikan jaminan keamanan pada arus pelayaran kapal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang