JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPR RI Marzuki Alie balik bertanya ketika diminta konfirmasinya mengenai mekanisme bergiliran dalam memimpin rapat Tim Pengawas Tindak Lanjut Rekomendasi Panitia Angket DPR RI tentang Pengusutan Kasus Bank Century ke depannya.
"Saya mau nanya anggotanya nanti boleh ganti enggak?" katanya di lobi Nusantara III Gedung MPR/DPR/DPD RI, Selasa (27/4/2010).
Menurut Marzuki, kalau anggota tim saja bisa berganti di tengah jalan nanti, dirinya bingung jika dikatakan pimpinan rapat tidak bisa bergantian. Sebagai pimpinan pun, politisi Demokrat ini menyadari banyak tanggung jawab yang harus diembannya. Apalagi, waktu kerja tim tidak dibatasi menurut Tatib DPR RI.
"Kita kan banyak tugas lain, kan ketuanya juga punya tugas lain. Kalau satu orang saja, khawatir enggak jalan. Jadi kalau bulan ini Pak Priyo, terus bulan depan, Pak Pram, ya enggak apa-apa," tambahnya.
Mekanisme memimpin bergiliran ini diumumkan dalam sidang paripurna tadi pagi. Kontan, pengumuman ini menuai kontra dari sejumlah anggota Dewan. Menurut mereka, konsentrasi tim akan melemah karena pembagian giliran ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang