BARCELONA, KOMPAS.com — Pelatih Inter Milan Jose Mourinho menganggap duel semifinal Liga Champions melawan Barca bukanlah sebuah perang. Inter memang memimpikan final musim ini. Namun, bagi Barca, itu hanya sebatas obsesi untuk mempermalukan Real Madrid.
Kedua tim itu akan bertemu di partai penentuan semifinal pada Rabu (28/4/2010). Bagi Mourinho, meloloskan Inter ke final Eropa akan menjadi mimpi yang jadi kenyataan setelah tiga dasawarsa. "Kami punya impian bermain di final Liga Champions. Bagi Barcelona, itu bukan mimpi, (tapi) itu suatu obsesi," kata pelatih asal Portugal itu.
Menurut dia, tujuan Barca ke final hanyalah mempermalukan "El Real", musuh bebuyutan mereka di Liga Spanyol, sebab final musim ini akan berlangsung di kandang "Los Galacticos".
"Mereka telah meraih impiannya dengan memenangi final di Roma (musim lalu). Namun, kali ini sudah bukan impian lagi, ini suatu obsesi dan obsesi mereka adalah mencapai final di Madrid di Santiago Bernabeu," ungkap Mourinho.
"Ini laga penting, tetapi sama seperti laga lainnya. Melawan tim terbaik di dunia akan menjadi penuh drama, tetapi bukan perang. Ini laga 90 menit," tambahnya.
Meski bermaterikan pemain-pemain terbaik dunia, Madrid gagal menembus ketatnya 16 besar Liga Champions. Mereka keok di tangan Olympique Lyon, yang maju ke semifinal. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang