Valas

Ikut Saham, Rupiah Juga Melemah

Kompas.com - 28/04/2010, 10:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu (28/4/2010) pagi, turun, setelah sebelumnya menguat, karena pelaku pasar mengikuti kebijakan pasar saham Amerika Serikat yang melemah akibat kekhawatiran atas krisis utang Yunani.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar melemah 18 poin menjadi Rp 9.018-Rp 9.028 per dollar AS dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya, Rp 9.000-Rp 9.010.

Pengamat pasar uang, Farial Anwar, di Jakarta, Rabu, mengatakan, posisi rupiah saat ini dinilai cukup baik yang sejak dua minggu bergerak dalam kisaran yang sempit meski sempat berada di bawah angka Rp 9.000 per dollar AS. "Kami memperkirakan rupiah masih dapat kembali di bawah level Rp 9.000 per dollar AS karena asupan dana asing ke pasar makin meningkat," katanya.
    
Farial Anwar, yang juga Direktur Currency Management Group, mengatakan, peluang rupiah untuk menguat hingga jauh di bawah level 9.000 masih cukup besar meski Bank Indonesia terus menjaga di pasar agar kenaikan itu tidak terlalu cepat. "Namun, apakah BI akan terus berada di pasar menghadang tekanan positif pasar terhadap rupiah yang cenderung menguat," ucapnya.

Menurut dia, apabila tekanan positif terus memicu rupiah, BI kemungkinan akan menyerahkan pada mekanisme pasar sejauh mana rupiah terus bergerak naik. "BI kemungkinan akan masuk pasar secara selektif apabila saatnya melakukan intervensi," katanya.
    
Pergerakan rupiah yang menguat lebih baik dibiarkan saja karena apabila ada faktor negatif yang menekan, rupiah tidak akan terpuruk lebih jauh. "Kami harapkan rupiah akan terus menguat hingga mencapai titik keseimbangan dan pada saatnya nanti akan kembali berada di level Rp 9.000-Rp 9.500 per dollar AS," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau