Jangan Puas Hanya dengan Sit-up

Kompas.com - 28/04/2010, 11:46 WIB

Kompas.com - Sudah melakukan sit-up dengan rutin setiap hari tapi tumpukan lemak perut masih saja terlihat? Jika iya, ada baiknya melengkapi latihan tersebut dengan latihan beban pada otot-otot perut dan sekitarnya.

Menurut dr. Soeharto, Sp.KO, DPH, spesialis kedokteran olahraga dan Sekjen Perkumpulan Kedokteran Antipenuaan Indonesia (PERKAPI), sit-up memang akan memperbaiki otot perut, tetapi pengaruhnya sedikit sekali terhadap ketebalan lemak. Latihan yang tepat untuk perut yang berlipat, akan lebih efektif bila disertai upaya untuk mengurangi lemak secara keseluruhan.

Langkah-langkahnya menurut Soeharto adalah, mengukur jumlah keseluruhan lemak di tubuh. Apabila ternyata kadarnya berlebih, berarti kita juga harus mengurangi asupan makanan. Plus di saat yang sama, lakukan juga latihan beban pada otot perut maupun otot-otot sekitarnya secara sistematis.

Contoh latihannya selain sit-up adalah crunches untuk melatih otot perut bagian atas. Caranya, berbaringlah di lantai dan letakkan betis pada bangku yang datar. Pastikan jarak antara bangku dengan paha tegak lurus terhadap lantai. Letakkan kedua tangan di samping kepala dan perlahan-lahan angkat tubuh bagian atas hingga menyentuh paha. Tahan beberapa saat, baru kembali ke posisi awal. Lakukan gerakan ini sebanyak 8-16 kali repetisi (1-2 sesi).

Setelah itu latih perut bagian bawah dengan cara berbaring di atas lantai dan tekuk kedua kaki. Luruskan kedua tangan di depan dada kita. Lalu angkat tubuh bagian kita ke atas sambil mengarahkan kedua lutut ke dada. Tahan beberapa saat dan kembalilah ke posisi awal. Lakukan gerakan ini sebanyak 1-2 sesi.

Bila dirasa perlu, sertai program diet yang bertotal kalori negatif bila ditambah dengan latihan. Artinya, Soeharto jumlah kalori yang dibakar dengan latihan harus lebih besar daripada yang dimakan. Lakukan juga jadwal untuk mengukur ketebalan lemak secara berkala. Tujuannya menurut Soeharto adalah untuk mengetahui perubahan kadar lemak di tubuh kita.

Pada prinsipnya, bentuklah perut dengan melibatkan seluruh otot-otot yang menjadi tempat empuk lemak menumpuk. Serta jangan lupakan untuk terapkan disiplin makanan. (PreventionIndonesia/Lily Turangan/Siagian Priska)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau