JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Kementrian Keuangan Mulia Nasution mengaku bahwa hingga kini pihaknya belum menerima surat balasan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait lokasi pemeriksaan yang akan dilakukan besok. Mulia menyatakan pasrah apabila permohonan pemeriksaan di kantor Menkeu tidak disetujui KPK.
"Ibu (Sri Mulyani) kan taat hukum. Kalau nggak bisa, ya ke sana," tuturnya, di sela-sela Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2010, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (28/4/2010).
Sebelumnya, Kementerian Keuangan berharap agar pemeriksaan KPK terhadap Menkeu bisa dilakukan di Kantor Kementerian Keuangan, di Jalan Wahidin, Jakarta. Menurut Mulia, permohonan ini karena terkait masalah keamanan. Dia mengakui terdapat beberapa kesulitan jika membawa Menkeu keluar kantor. Pasalnya, dibutuhkan tim keamanan yang lebih banyak untuk dibawa ke tempat tujuan.
"Ya seperti ke Paripurna DPR saja, itu kan pengamanannya banyak karena banyak wartawan dari berbagai kalangan yang datang," ujarnya.
Jika Menkeu dipastikan harus melakukan pemeriksaan di KPK, Mulia belum bisa memastikan berapa jumlah pengamanan yang akan dibawa ke KPK. "Keamanan sesuai kebutuhan saja, lagian di sana juga sudah ada pengamanan toh. Paling juga sampai lobi KPK saja, ke atas kan yang lain sudah tidak boleh naik lagi," tukasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang