Kasus bank century

Akankah Boediono Diperiksa di Kantornya?

Kompas.com - 29/04/2010, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak pukul 09.15 WIB, Rabu (29/4/2010) Wakil Presiden Boediono dikabarkan telah berada di kantornya. Kesaksian itu diberikan seorang staf protokoler Istana Wakil Presiden pagi ini.

Staf itu menggambarkan, setiba di lobi kantor yang terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan itu, mantan Gubernur Bank Indonesia yang pagi ini mengenakan kemeja lengan pendek berwana putih, disambut oleh sejumlah stafnya. Tak lama kemudian, ia langsung memasuki ruang kerjanya di sisi barat istana.

Sebelumnya, Kompas sempat mencoba mengikuti perjalanan Wapres dari rumah dinasnya di kawasan Jalan Jenderal Diponegoro pada pukul 09.05 WIB. Saat itu terlihat Boediono yang mengenakan baju seperti yang dituturkan staf tersebut, duduk di kursi belakang sebelah kanan mobil kepresidenan RI 2.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kapan dan di mana Boediono akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kebijakan pengucuran dana talangan (bail out) Bank Century.

Juru bicara Wapres Yopie Hidayat yang biasa memberika keterangan, hingga saat ini masih belum mau menerima telepon dari para wartawan yang hendak menanyakan kepastian pemeriksaan Boediono tersebut.

Sementara saat ini, di halaman belakang kantor Wapres, puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik telah berkumpul. Bahkan, di luar halaman Istana bagian belakang, di Jalan Kebon Sirih, salah satu stasiun televisi swasta yang tadi pagi sempat tak diijinkan masuk, kini sedang menggelar siaran langsung tentang rencana pemeriksaan itu.

Ketidakpastian makin meruncing. Sebab, berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas, hingga saat ini Rumahtangga Sekretariat Wakil Presiden tidak menerima pemberitahuan tentang akan adanya tamu. Bahkan, menurut salah satu staf, tidak ada arahan untuk mempersiapkan konsumsi, seperti kebiasaan protokoler ketika Wapres akan menerima tamu.

Lantas, di mana Boediono akan memberikan keterangan?

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau