JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan penerbangan, Batavia Air, Rabu (28/4/2010), melakukan penerbangan perdana Jakarta-Banda Aceh menggunakan pesawat Airbus A320. Pesawat dengan nomor penerbangan 7P-537 ini bertolak dari Jakarta pada pukul 08.30 WIB dan transit terlebih dahulu di Medan sebelum mendarat di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, pukul 12.20 WIB. Pesawat ini kembali terbang ke Jakarta via Medan pada pukul 12.55 WIB. Batavia Air akan mengoperasikan rute penerbangan Jakarta-Banda Aceh (PP) setiap hari.
“Penerbangan Batavia Air ke Kota Serambi Mekkah melengkapi cita-cita kami untuk menjembatani provinsi paling barat ke provinsi paling timur di Indonesia. Nanggroe Aceh Darussalam bergerak menuju provinsi yang terus berkembang. Potensi kelautan dan pariwisata di daerah ini akan menjadi daya tarik bagi pebisnis dan wisatawan. Banda Aceh merupakan kota ke-39 yang diterbangi Batavia Air di Indonesia," kata Eddy Haryanto, Public Relations Manager Batavia Air, dalam siaran persnya kepada Kompas.com, Kamis (29/4/2010).
Nanggroe Aceh Darussalam memiliki potensi kekayaan alam, bahari, dan wisata sejarah. Terkenal dengan sebutan Kota Serambi Mekkah, Provinsi NAD, masih perlu dikembangkan untuk mengoptimalkan potensi yang besar tersebut. Di samping daya tarik wisata, pelabuhan bebas di Sabang serta lokasi strategis yang dekat dengan Malaysia dan Thailand akan menarik minat para investor dan wisatawan.
Eddy memaparkan, Batavia Air saat ini masuk ke dalam kategori I (satu) dalam aspek keselamatan penerbangan. Kategori ini merupakan peringkat tertinggi yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan RI untuk menilai tingkat keselamatan penerbangan suatu maskapai. Setiap tiga bulan sekali, pemeringkatan ini selalu dievaluasi untuk tetap menjaga kepercayaan terhadap keamanan dan keselamatan dalam penerbangan.
Berbekal 38 pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320, dan Airbus A-330, Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 39 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta Guangzhou (China), Kuching (Malaysia), dan Singapura. (*)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang