Biar Sensitif, Semprot Oksitosin Aja!

Kompas.com - 30/04/2010, 13:57 WIB

BONN, KOMPAS.com — Bila Anda seorang pria yang selama ini merasa kejam tak punya belas kasih, cobalah menggunakan penemuan baru para ahli di Jerman berupa spray hormon.  Dengan menggunakan spray ini, mungkin saja empati dan perasaan kasih sayang Anda akan tumbuh.

Seperti dilaporkan dalam Journal of Neuroscience, para ahli dari Universitas Bonn berhasil mengembangkan spray hormon yang dapat membuat pria menjadi lebih sensitif seperti halnya kaum Hawa.

Rahasianya adalah hormon oksitosin yang menjadi bahan utama dalam spray tersebut.  Dalam penelitian, hormon ini disemprotkan pada hidung 24 pria yang menjadi sukarelawan. Pria ini kemudian ditunjukkan gambar-gambar yang dapat menumbuhkan belas kasih dan menggugah secara emosional, seperti anak yang tengah menangis, anak perempuan yang memeluk kucing, dan pria yang sedang bersedih.

Reaksi para pria ini lalu dibandingkan dengan pria yang tidak mendapatkan semprotan hormon. Hasilnya menunjukkan bahwa empati yang ditunjukkan para pria yang disemprot hormon oksitosin ternyata begitu tinggi dan bahkan levelnya dapat setinggi yang biasanya ditunjukkan oleh kaum wanita.

Oksitosin adalah sejenis hormon yang dilepaskan tubuh untuk memicu persalinan pada wanita hamil dan juga membantu terbentuknya ikatan dengan bayi yang dilahirkan.  Oksitosin ini juga disebut hormon kasih sayang atau hormon kepercayaan karena dilepaskan pada saat orgasme.

Riset ini, menurut para ahli, adalah yang pertama membuktikan bahwa oksitos memegang peranan penting dalam perasaan empati dan belas kasih. Bagi Anda yang membutuhkan spray oksitosin tak perlu risau karena kabarnya produk ini telah dipasarkan melalui internet.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau