SURABAYA. KOMPAS - Calon mahasiswa baru kini tidak perlu lagi repot-repot datang ke tempat pendaftaran sebagaimana tahun sebelumnya. Dalam seleksi calon mahasiswa baru tahun 2010, Panitia Lokal Surabaya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri memberlakukan sistem pendaftaran online yang bisa diakses di mana pun calon mahasiswa tinggal.
"Kalau dulu calon mahasiswa yang jumlahnya puluhan ribu harus datang dan membawa berkas-berkas kelengkapan administratif, seperti ijazah dan lain. Tahun ini mereka tinggal mendaftarkan diri melalui warung internet maupun Plaza Telkom yang ada di setiap kecamatan di Indonesia," kata Ketua Panitia Lokal Surabaya SNMPTN, Prof Dr Muhammad Zainuddin, dalam jumpa wartawan, Kamis (29/4) di Ruang Direktorat Sistem Informasi (DSI) Lantai II, Kantor Manajemen dan Rektorat, Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya.
Zainuddin mengatakan, pembaruan sistem pendaftaran SNMPTN ini berlaku nasional dan baru kali pertama diterapkan. Sesungguhnya sistem ini terkandung makna edukasi dan kejujuran. Setiap lulusan sekolah menengah atas (SMA) mau tak mau harus belajar dan menguasai teknologi agar tidak gagap. Selain itu, sikap jujur saat mengisi data- data yang diperlukan dalam melakukan pendaftaran online. Tidak perlu datang
"Konsekuensinya kalau ada yang memalsukan dokumen, walaupun sudah diterima akan dikeluarkan," tuturnya.
SNMPTN online Lokal Surabaya yang meliputi lima perguruan tinggi, yakni Universitas Airlangga Surabaya (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya(ITS), Universitas Negeri Surabaya(Unesa), Universitas Trunojoyo (Unijoyo), Bangkalan (Madura), dan Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel (IAIN) Surabaya, setidaknya mempermudah calon mahasiswa baru dari luar pulau Jawa yang berniat meneruskan kuliah di perguruan tinggi negeri di Surabaya.
Calon mahasiswa dari Papua, misalnya, ingin kuliah di Unair, tidak perlu lagi datang ke Surabaya. Calon mahasiswa itu cukup mendaftarkan diri melalui sistem pendaftaran online sesuai dengan bidang studi yang dikehendaki. Adapun untuk biaya pendaftaran mereka pun bisa menyetornya melalui Bank Mandiri.
"Sistem pendaftaran online jauh lebih efisien dan memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa dari mana pun," kata Zainuddin yang juga Pembantu Rektor I Unair Surabaya.
Tahun ini calon mahasiswa yang bakal mendaftarkan diri dan mengikuti SNMPTN di Surabaya diperkirakan mencapai 30.000 orang. Pendaftaran dibuka pada 2-31 Mei 2010 mendatang, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.
Tempat dan pelaksanaan tes pada 16-17 Juni 2010 di lima kampus PTN dan beberapa perguruan tinggi swasta. "Panitia memberikan kesempatan bagi yang belum lulus SMA karena mereka mengikuti ujian nasional ulang dan waktu pendaftarannya pada 10-12 Juni," ujar Zainuddin.
Menyangkut kemungkinan munculnya perjokian, pihak panitia SNMPTN pun telah mengantisipasinya, di antaranya mencocokkan kartu identitas dan foto setiap pendaftar, selain melarang membawa peralatan elektronik. "Ada petugas yang nanti memeriksa dan mencocokkan data-data calon mahasiswa," katanya. (TIF)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang