JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua MPR RI Taufiq Kiemas tak melarang aksi ribuan buruh memperingati Hari Buruh Internasional pada 1 Mei besok. Kendati demikian, dia berharap aksi buruh berjalan damai.
"Aksi May Day harus damai," ucap Taufiq Kiemas di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (30/4/2010).
Menurutnya, aksi buruh tersebut menjadi perhatian anggota Komisi IX DPR RI. Pasalnya, banyak aspirasi buruh yang akan dilayangkan pada aksi yang diduga melibatkan ribuan buruh di beberapa daerah.
"Komisi IX harus mampu menangkap aspirasi teman-teman buruh dengan cara membuat regulasi berupa undang-undang," ungkapnya.
Sekitar 10.000 buruh dari 18 aliansi buruh dan pekerja akan melakukan aksi May Day. Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya menyiagakan 15.000 personel polisi di beberapa obyek vital. Obyek vital ini, antara lain, Istana Negara, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans), Gedung DPR RI, dan Gedung Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). (Tribunnews/Ade Mayasanto)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang