Hari buruh

Ketimbang Demo, Tanding Bola Saja...

Kompas.com - 01/05/2010, 10:36 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Mengekspresikan peringatan Hari Buruh Sedunia, Sabtu (1/5/2010), tidak semuanya dilakukan dengan berunjuk rasa turun ke jalan. Para pekerja yang tergabung dalam serikat-serikat pekerja di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, memperingatinya dengan menggelar pertandingan sepak bola mulai pukul 07.30.

Pertandingan dilakukan antara para pekerja dan anggota polisi dari Polres Kabupaten Bintan di lapangan Markas Polres Bintan. Uniknya lagi, pertandingan yang berlangsung bukanlah layaknya pemain kesebelasan yang berkostum sepak bola.

Para perwakilan pekerja berkostum sarung, sementara para polisi menggunakan pakaian daster. Jika dilihat, aksi pekerja dan polisi ini hanya sebagai hiburan layaknya pertandingan bola saat memperingati Hari Kemerdekaan RI setiap 17 Agustus.

Kapolres Bintan AKBP Yohannes Widodo yang ditemui di lokasi pertandingan mengatakan, acara ini merupakan hasil kesepakatan yang dilakukan antara pekerja, pemerintah, dan polisi. "Acara ini untuk mengakomodasi kepentingan pekerja. Daripada mereka turun ke jalan dan mengganggu lalu lintas, lebih baik kami adakan pertandingan, "ujarnya. (Tribun Batam/Menix)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau