Kontroversi film gigolo

Polisi Periksa Kadisbud Bali

Kompas.com - 01/05/2010, 13:17 WIB

DENPASAR.KOMPAS.com — Hari ini Polda Bali kembali melakukan pemanggilan kepada sejumlah pihak yang terlibat dan berwenang dalam proses pembuatan film dokumenter kontroversial Cowboys in Paradise. Salah satunya adalah Kepala Dinas Kebudayaan Bali Ida Bagus Sedhawa.

Ida Bagus Sedhawa bersama Ketut Arcana, Kepala Seksi Perfilman Dinas Kebudayaan Bali, datang ke Polda Bali sekitar pukul 08.00 Wita untuk memenuhi panggilan Ditreskrim Polda Bali. Pemanggilan keduanya terkait perizinan terhadap proses pembuatan film garapan Amit Virmani tersebut.

Menurut Ketut Arcana, proses pembuatan film Cowboys in Paradise ilegal. “Kalau film itu dibuat tahun 2007, Dinas Kebudayaan belum berwenang mengeluarkan izin pembuatan film, wewenang dipegang Badan Informasi dan Telematika Provinsi Bali. Tapi, setelah saya cek ke sana, ternyata juga tidak ada izinnya,” ujar Ketut Arcana sebelum menjalani pemeriksaan.

Sementara Kabid Humas Polda Bali Kombes Gde Sugianyar menjelaskan, proses pembuatan sebuah film memang harus melalui perizinan yang cukup ketat. “Mekanismenya mulai dari KBRI, kemudian surat izin produksi ke Menbudpar, berikutnya ada izin lokasi, itu mengurus ke dinas kebudayaan setempat,” ujar Sugianyar.

“Setelah itu selesai, baru di bawa ke Bapfida (Badan Perfilman Daerah). Di sana melibatkan semua unsur dari polda, jaksa, imigrasi, bea dan cukai, kanwil agama, dan dinas pariwisata,” tambah Sugianyar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau