MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester United (MU), Patrice Evra, mengungkapkan, pelatih Alex Ferguson pernah mengatakan kepada timnya bahwa ia akan terus melatih "Setan Merah" sampai wafat.
"Itu (dikatakan) sebelum (kami tampil) dalam sebuah laga. Ia mulai bicara soal bagaimana orang-orang bicara bahwa ia akan pensiun," ujar Evra.
"Ia kemudian bertanya kepada kami, apakah kami serius membayangkan bahwa ia akan duduk di rumah menonton televisi, mendengarkan radio, dan tak melakukan apa-apa,"
"Ia kemudian mengatakan, 'Tak mungkin. Saya bekerja sepanjang hidup saya dan akan bekerja sampai saya meninggal.' Ia kemudian tertawa beberapa saat dan kemudian mengatakan, 'Ini adalah kemenangan saya. Saya tak bisa berpaling dari ini.'"
Menurut Evra, rumor soal kemungkinan Ferguson absen akhir musim depan memengaruhi atmosfer kamar ganti. Namun, pernyataan dan janji Ferguson, telah mengembalikan kepercayaan diri skuad.
"Alex Ferguson adalah kultur dan ia adalah juara. Sepak bola seperti piramid. Mudah untuk menggapai puncaknya. Yang sulit adalah terus bertahan di sana," tutur Evra.
"Ia tak membiarkan Anda beristirahat. Ia selalu lapar untuk pertandingan selanjutnya. Ia menuntut standar tinggi. Bila Anda menampilkan permainan bagus untuk United, Anda duduk di kursi cadangan,"
"Hanya bila Anda menampilkan permainan luar biasa, Anda akan berada di skuad (utama). Itu adalah aturan mainnya dan para pemain menerimanya," tandasnya. (DM)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang