JAKARTA, KOMPAS.com — Di antara 272.381 artefak berumur lebih dari 1.000 tahun dari muatan kapal tenggelam di perairan utara Cirebon, ada benda-benda yang memiliki nilai luar biasa berharga.
Benda-benda tersebut, misalnya, dua buah sarung golok emas dan 24 rock crystal. Sarung golok emas tersebut dipamerkan di gudang penyimpanan di area Pacuan Kuda Pamulang, Pamulang, Tangerang, Selasa (4/5/2010).
Menurut Presiden Direktur PT Paradigma Putra Sejahtera Adi Agung Tirtamarta, golok tersebut berasal dari Timur Tengah. Di sepanjang sisi sarung tersebut terdapat tulisan Arab Khufi. "Satu sarung lagi diambil pemerintah untuk disimpan. Golok ini diperkirakan berasal dari Dinasti Fatimiyah," ujarnya kepada para wartawan.
Sementara itu, rock crystal yang ditemukan 24 buah. Konon, rock crystal ini digunakan untuk penyimpanan kosmetik para kaum ningrat di Timur Tengah. "Belum lama ini, ada satu rock crystal rusak yang laku 400.000 euro," katanya.
Adi menambahkan, saat pengangkutan barang, para penyelam dari Cosmix Underwater Research Ltd milik Luc Heymans, dan juga penyelam lokal, tidak menemukan adanya tengkorak manusia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang