Anggaran studi

Menghitung Biaya Sekolah di Australia

Kompas.com - 04/05/2010, 15:23 WIB

KOMPAS.com - Sebelum mengirim putra atau putri belajar ke Australia, ada satu hal yang perlu dipertimbangkan secara matang, yaitu keuangan. Bagaimanapun juga, masalah biaya ikut berperan dalam sukses tidaknya seseorang dalam menuntut ilmu di luar negeri. Apalagi, kini nilai dolar Australia kian menanjak, hampir mendekati dolar AS.

Masalah biaya ini perlu disiapkan secara matang karena banyak pengalaman orangtua Indonesia yang terpaksa memanggil pulang putra-putrinya dari Australia gara-gara ketiadaan biaya. Hal ini banyak terjadi pada saat krisis ekonomi tahun 1998.

Untuk mempermudah perencanaan keuangan, berikut disajikan perhitungan biaya hidup dan biaya sekolah di Australia. Memang, biaya sekolah di Australia amat bervariasi, tergantung dari tingkat dan program yang dipilih serta universitas tujuan yang dipilih.

Bagi siswa atau calon mahasiswa yang harus mengikuti tambahan pendidikan bahasa Inggris agar kemampuannya setara dengan tuntutan English Language Intensive Courses for Overseas Students (ELICOS), harus mengeluarkan biaya tambahan antara 250 dollar dan 350 dollar Australia per minggu.

Biaya Hidup di Australia

Biaya hidup di Australia amat tergantung dari kota tujuan dan pilihan gaya hidup masing-masing siswa. Meski demikian, secara garis besar, besar biaya yang diperkirakan harus dikeluarkan antara 1.200 dollar dan 1.700 dollar Australia per bulan. Jumlah itu sudah termasuk biaya tempat tinggal, makan, dan transportasi.

Khusus untuk makan, pengeluaran akan lebih sedikit bila mau sedikit bersusah- susah dengan memasak sendiri. Biaya itu adalah perhitungan yang wajar untuk gaya hidup wajar sebagai mahasiswa, tidak banyak berhura-hura dan berbelanja.

Tempat tinggal, akomodasi

Untuk tempat tinggal, para siswa dan mahasiswa hanya mempunyai dua pilihan, yakni tinggal di dalam kampus (asrama) atau di luar kampus. Di Australia, banyak sekolah menengah swasta yang menyediakan fasilitas asrama di dalam areal kampus.

Ada asrama yang juga menyediakan makan, ada pula yang menyediakan fasilitas dapur sehingga siswa bisa memasak sendiri. Adapun untuk tempat tinggal di luar kampus, tersedia homestay, menyewa apartemen atau sewa kamar (kos).

Homestay adalah tinggal bersama dengan keluarga Australia dan biasanya sudah termasuk makan. Sementara itu, menyewa apartemen atau kamar hanya diperbolehkan bagi siswa yang sudah cukup dewasa. Penyewaan kamar (kos) ini biasanya tidak termasuk makan.

Asuransi kesehatan

Selain itu, para siswa-siswi dan mahasiswa disyaratkan untuk memiliki asuransi kesehatan. Dan keharusan untuk memiliki asuransi kesehatan ini berlaku bagi seluruh siswa dan mahasiswa asing yang akan belajar di Australia.

Hal itu dimaksudkan untuk menjamin biaya-biaya yang muncul bila siswa-siswi atau mahasiswa jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Asuransi kesehatan bagi siswa-siswi dan mahasiswa asing ini disebut Overseas Student Health Cover (OSHC).

Sementara itu, biaya premi OSHC sekitar 390 dollar Australia per tahun. Seperti asuransi kesehatan yang lain, OSHC tidak mencakup pemeriksaan mata dan gigi.

Anita L Sutandya Konsultan pendidikan dari Anindo Dutabhuana, Jakarta

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau