JAKARTA, KOMPAS.com — Meski tetap mengumbar senyum, Menteri Keuangan Sri Mulyani terlihat lelah ketika menggelar keterangan pers seusai menjalani pemeriksaan oleh KPK, Selasa (4/5/2010).
Sri Mulyani berusaha menggambarkan suasana pemeriksaan selama enam jam itu dengan mengatakan bahwa ada tiga penyidik KPK yang datang. Pertemuan digelar di ruang rapat kecil Menkeu di lantai 3 Gedung Kementerian Keuangan. Tak lupa, Sri Mulyani menyampaikan kesannya terhadap profesionalitas penyidik KPK dalam menjalankan tugasnya.
"Sesuai protokol, sebelum menyampaikan ada persyaratan dilarang memberi apa pun selain air putih. Tapi tadi mereka pun membawa minumannya sendiri, botol air mineral sendiri. Semua dilakukan profesional," ujarnya.
Sepanjang pemeriksaan, Sri Mulyani mengaku memberikan keterangan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan KPK melalui percakapan interaktif untuk memperoleh gambaran dan konfirmasi terhadap pernyataan, angka, dan kebenaran peristiwa terkait pengambilan keputusan dana talangan Bank Century.
Dia pun menegaskan hanya menjalankan kewajibannya untuk memenuhi informasi yang dibutuhkan oleh KPK dan publik. Sri Mulyani pun mengaku menjawab pertanyaan KPK tanpa didampingi oleh pengacara ataupun staf dari Biro Hukum. Semua dihadapinya sendirian.
"Saya tidak perlu pendamping. Tak ada pengacara. Hal-hal teknis seperti penandatanganan dokumen, biro hukum saya yang lakukan pengecekan. Jadi, hanya saya dan tiga penyidik. Semua berjalan secara proper dan sesuai protokol," tambahnya kemudian.
Sebagai informasi, pemeriksaan berlangsung selama enam jam dari pukul 14.00 hingga pukul 20.00. Pemeriksaan dipotong waktu istirahat untuk melakukan ibadah shalat ashar dan maghrib.