LORIENT, KOMPAS.com - Galangan kapal angkatan laut Perancis DCNS mengatakan, Selasa (4/5/2010), merencanakan membuat kapal patroli yang dirancang untuk operasi antiperompakan.
Kapal sepanjang 90 meter (295 kaki) itu direncanakan memiliki kecepatan tertingginya 21 knot (39 km per jam) guna memungkinkan kemampuan manuver cepat untuk naik kapal oleh tentara khusus atau penjaga pantai. Kapal yang akan diawaki oleh 30 orang ini, akan memiliki jangkauan 8.000 mil laut. Kapal itu akan memiliki sebuah landasan helikopter dan dapat menangani pesawat mata-mata, dan biayanya sekitar 30 juta euro (39 juta dollar AS).
DCNS mengumumkan pembuatan kapal anti-perompakan itu dalam kunjungan Presiden Nicolas Sarkozy, Selasa, untuk meluncurkan pembuatan sebuah kapal banyak peran angkatan laut Eropa.
Kapal patroli antiperompakan itu merupakan bagian dari rencana galangan kapal tersebut, yang telah memusatkan perhatiannya pada kapal-kapal besar, untuk memperluas pasarnya. Galangan itu mengharapkan akan membuat kapal pertamanya tersebut dalam 18 bulan. "Angkatan laut akan menguji-cobanya dan memperlihatkannya kepada langganan potensial," kata CEO galangan kapal itu, Patrick Boissier.