Film porno

Usai Film Gigolo, Muncul "Koreana" Kuta

Kompas.com - 05/05/2010, 14:58 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Belum selesai kasus film Cowboys in Paradise, kini warga Bali kembali dihebohkan dengan munculnya sebuah video porno yang mengambil latar tempat di Pantai Kuta. Video berdurasi 22 menit tersebut menampilkan adegan seks oral seorang wanita berwajah Indonesia dengan pria bule.

Pada menit-menit awal video tersebut, sang kamerawan yang juga aktor dalam film tersebut mengambil gambar suasana Pantai Kuta menggunakan kamera video. Tampak ribuan wisatawan tengah berlibur dan saat itu tengah berlangsung sebuah kejuaraan selancar.

Setelah itu, muncul sosok pemeran wanita berwajah Indonesia. Wanita tersebut tengah asik meminum bir di pinggir pantai sambil tertawa lepas. Bahkan wanita tersebut sempat membeli bakso pada pedagang kaki lima di kawasan Pantai Kuta.

Setelah adegan di pantai usai, muncul judul Koreana sebelum masuk ke adegan vulgar. Dalam adegan layak sensor tersebut, bintang utama wanita melakukan seks oral kepada pria bule yang terus merekam gambar di sebuah balkon hotel di Jalan Pantai Kuta. Seusai melakukan "tugasnya", wanita tersebut berucap, “Welcome to heaven,” dan kamera diarahkan ke Jalan Pantai Kuta.

Mengetahui video ini beredar luas di masyarakat, Polda Bali kini bertindak untuk menyelidiki siapa penyebar video ini. “Kalau dilihat, tayangan yang dibikin bukan profesional dan hanya dokumentasi pribadi. Namun, kita akan mengusut siapa yang menyebarkan video ini,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Gede Sugianyar Dwi Putra di Mapolda Bali, Rabu (5/5/2010).

Sugianyar menambahkan, video ini sebenarnya sudah dibuat cukup lama, sekitar tahun 2003. Namun, penyebarannya baru marak belakangan ini. “Polsek Kuta dan Poltabes Denpasar yang mempunyai wilayah juga sudah menyelidiki kasus ini,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau