JAKARTA, KOMPAS.com - Sosok Sri Mulyani ternyata meninggalkan kesan mendalam kepada para karyawan Kementerian Keuangan, termasuk Syamsul Maulana, salah seorang Staf Biro Humas.
Kepada sejumlah rekan jurnalis, Rabu (5/5/2010), Syamsul mengaku terkejut dan sedih ketika mendengar berita penunjukkan Sri Mulyani untuk menjadi Managing Director World Bank tadi pagi.
"Shock ya.. Kami kan tahu dari media internasional kurang lebih jam 9 pagi," ungkapnya.
Setelah terkejut, Syamsul mengaku merasakan kesedihan yang cukup dalam tak hanya sebagai pegawai negeri sipil di kementerian, tapi juga sebagai pribadi warga negara.
"Buat saya sendiri, saya suka karena baliau berani melakukan terobosan dan perubahan. Saya mendukung sekali tak hanya remunerasi tapi semua yang dilakukannya," katanya.
Meski terkadang ada kesan galak muncul dari sosok Sri Mulyani, Syamsul mengatakan itu wajar dari seorang ibu kepada anaknya. Namun, Syamsul menekankan bahwa Sri Mulyani adalah sosok pimpinan yang baik.
"Saya bertugas dari tahun 1994 dari zaman Pak Mar'ie Muhammad. Tapi Ibu Sri menurut saya yang paling berkesan. Buat kami bawahan, dia paling bisa mengerti kami," ujarnya.
Siapapun pengganti Sri Mulyani nantinya, Syamsul berharap tetap memiliki cita-cita perubahan ke arah yang lebih baik. Pria ataupun wanita tidak terlalu bermasalah.
"Tapi menurut saya kadang wanita memang lebih tegas dan lebih detil," kata Syamsul.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang