Heboh "koreana" kuta

Pornografi, Risiko Kawasan Wisata Kuta

Kompas.com - 06/05/2010, 13:16 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Munculnya film porno berjudul Koreana, yang mengambil gambar di kawasan wisata Kuta, semakin menambah citra buruk industri pariwisata di Bali. Setelah sebelumnya Cowboys in Paradise, yang mengupas habis kehidupan gigolo Kuta, kini sebuah video porno yang mendompleng keindahan kawasan wisata Kuta turut mencabik-cabik perasaan warga Bali.

Meski kedua film itu kasusnya telah masuk ke meja kepolisian karena dianggap melanggar aturan hukum, hal seperti ini sebenarnya sangat mungkin terjadi di mana pun dan sangat sulit untuk dihindari. "Kasus itu bisa terjadi di mana pun. Ini konsekuensi Kuta sebagai daerah pariwisata internasional,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Gede Sugianyar Dwi Putra di Markas Polda Bali, Denpasar, Kamis (6/5/2010).

Sugianyar menambahkan, daya tarik kawasan wisata, seperti Kuta, tidak hanya dimanfaatkan untuk hal-hal positif, tetapi ada juga yang justru menggunakan Kuta untuk melakukan hal-hal yang tidak terpuji. "Sekarang saatnya masyarakat Kuta mulai peduli dengan lingkungan sekitarnya. Kami akan bekerja sama dengan desa adat serta seluruh komponen masyarakat Kuta untuk meminimalisasi Kuta dipakai sebagai kegiatan pornografi," urai Sugianyar.

Mantan Kepala Polres Balikpapan itu juga meminta kepada masyarakat Indonesia agar tidak mengeneralisasi Bali sebagai kawasan yang identik dengan pornografi karena itu hanya dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau