Ujian nasional

Wah... 561 SMP Lulus 0 Persen

Kompas.com - 06/05/2010, 18:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebanyak 561 sekolah menengah pertama atau sekitar 1,31 persen dari total SMP di Indonesia dinyatakan lulus 0 persen. Artinya, semua siswa peserta ujian dari sekolah-sekolah tersebut tidak lulus semua dalam ujian nasional utama.

Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh dalam jumpa pers di Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta, Kamis (6/5/2010) "Masih ada sekolah yang 0 persen kelulusannya. Nggak ada yang lulus ada 561 sekolah. Dari 561 sekolah ini ada 9.283 siswa atau 0,26 persen dari seluruh peserta ujian," katanya.

Sekolah dengan tingkat kelulusan 0 persen tersebut paling banyak terdapat di Jawa Tengah, yakni 105 sekolah. Sedangkan di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan hanya 1 sekolah.

Sebaliknya, sebanyak 17.852 sekolah atau 41,64 persen dari total SMP di Indonesia dinyatakan lulus 100 persen. "Di sekolah yang lulus 100 persen itu ada 1.116.761 atau 31,32 persen siswa," lanjut Nuh.

Sekolah-sekolah dengan tingkat kelulusan 100 persen itu paling banyak terdapat di Jawa Barat, yakni 3.423 sekolah. Bagi sekolah-sekolah dengan tingkat kelulusan 100 persen, kementrian pendidikan nasional akan memberikan penghargaan untuk memotivasi sekolah tersebut. Sedangkan untuk sekolah dengan tingkat kelulusan 0 persen, Mendiknas akan memberikan pembinaan.

Sebelumnya, sekitar 9,73 persen atau 350.798 peserta ujian nasional utama SMP dinyatakan tidak lulus dan harus mengulang UN pada 17-20 Mei. Siswa yang harus mengulang terbanyak ada di provinsi Nusa Tenggara Timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau