LONDON, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional (timnas) Inggris dan Chelsea, Frank Lampard, mengatakan, "Tiga Singa" memiliki rasa rendah diri dalam hal penalti di turnamen bergengsi. Menurutnya, itu adalah masalah penting yang harus dibenahi timnya sebelum berangkat ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
Rasa rendah diri itu terbentuk oleh pengalaman adu penalti yang selalu berujung kegagalan. Dalam 20 tahun terakhir, Inggris tersingkir dari lima turnamen besar akibat gagal dalam adu penalti, yaitu kalah dari Portugal pada Piala Eropa 2004 dan Piala Dunia 2006, kalah dari Jerman di Piala Dunia 1990 Italia dan di Piala Eropa 1996 Inggris, dan kalah dari Argentina, di Piala Dunia 1998 Perancis.
"Aku pikir, (kegagalan) itu sedikit menjadi masalah dalam pikiran. Tak masalah seberapa baik kami bermain dalam pertandingan, ketika itu berakhir kepada adu penalti, Anda berpikir, ' Sial, ini terjadi lagi'. Sekali Anda memiliki pemikiran seperti itu, sulit untuk mengatasinya," ungkap Lampard.
"Itu kenapa Jerman sangat bagus dalam hal itu. Mereka melakoni adu penalti dan mereka memiliki kepercayaan diri, sebuah arogansi yang aku pikir, mereka akan menang. Inggris membutuhkan kepercayaan diri seperti itu," lanjutnya.
Sementara itu, pelatih timnas Inggris, Fabio Capello akan memilih 30 pemain masuk skuad sementara untuk Piala Dunia 2010, Selasa mendatang dan akan terbang ke Australia untuk berlatih di dataran tinggi, sebelum menghadapi Meksiko, di Wembley, 24 Mei nanti. (SCN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang