Diabetes

Penyakit Kardiovaskular Perlu Diwaspadai

Kompas.com - 08/05/2010, 04:21 WIB

Surabaya, Kompas - Kardiovaskular perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan komplikasi penyakit penyempitan pembuluh darah, seperti stroke dan jantung koroner. Kedua penyakit juga menyerang pada usia 30-an.

Ketua Panitia Simposium Metabolic Cardiovascular Disease Surabaya Update-6 dr Sri Murtiwi menjelaskan, penyakit diabetes erat kaitannya dengan gaya hidup, pola makan, kegemukan (obesitas), dan kurang gerak. ”Apalagi bila memiliki riwayat diabetes di keluarga,” ujarnya seusai pembukaan simposium di Surabaya, Kamis (7/5).

Ketua Pusat Diabetes dan Nutrisi Surabaya Prof dr Askandar Tjokroprawiro menjelaskan, lingkar pinggang lebih dari 80 cm untuk perempuan dan 90 cm untuk lelaki, ditambah dua dari empat faktor risiko, kemungkinan menderita diabetes dengan komplikasi penyempitan pembuluh darah membesar.

Empat faktor risiko itu adalah gula darah puasa lebih dari 100 mg/dl, tekanan darah lebih dari 130/85, kadar trigliserida lebih atau sama dengan 150 mg/dl serta kadar HDL (high-density lipoproteins) lebih dari 40 mg/dl untuk perempuan dan lebih 50 mg/dl untuk lelaki.

Obat yang digunakan untuk penderita diabetes sejak 1950, antara lain metformin. Selain menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan metabolisme, penggunaan dosis 500 mg-2.000 mg/hari dapat atasi penyempitan pembuluh darah. (INA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau