Kisah cinta alter-jane

DKI Hanya Punya Catatan Pernikahan Alter

Kompas.com - 08/05/2010, 08:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta hanya memiliki catatan perkawinan Alter dan Jane. Catatan pernikahan itu dibuat berdasarkan laporan Alterina Hofan (32) dan Jane Deviyanti Hadipoespito (23) serta catatan pernikahan yang dikeluarkan pihak Las Vegas, Amerika Serikat.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pencatatan Sipil DKI Jakarta, Sudhar Indofa. "Setiap pernikahan yang dilakukan di luar negeri, wajib dilaporkan setibanya dia di Indonesia. Alter tahun 2009 melaporkannya kesini," ujar Indofa, Jumat (7/5/2010), di Gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI.

Dia mengingat, waktu itu Alter mengumpulkan berkas komplet dalam mengajukan pencatatn nikah di luar negeri. "Pada waktu itu, dokumen Alter semuanya laki-laki," ujarnya kepada Kompas.com.

Berdasarkan UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dalam pasal 56 ayat 2, dokumen yang diperlukan, yakni surat keterangan bukti perkawinan (surat nikah), fotokopi paspor dengan memperlihatkan aslinya, fotokopi surat bukti perkawinan, serta fotokopi sertifikat surat nikah dari KBRI /fotocopy akte nikah dari KBRI/Surat keterangan dari KBRI.

Dikatakan Indofa, instansinya hanya memiliki surat perkawinan saja, tidak punya Akta Kelahiran ataupun Kartu Tanda Penduduk. "Yang masih ada datanya di kami itu yang laporan perkawinan, akta kelahiran, dan KTP kata polisi dibuat di Makassar," ujarnya.

Menurut pengakuannya, beberapa bulan setelah Alter mendaftarkan perkawinannya itu, orangtua Jane meminta ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI untuk melihat data Alter.

Setelah itu, tidak lama pihak penyidik kepolisian mulai mendatangi instansinya dan meminta keterangan serta mengumpulkan dokumen terkait kasus pemalsuan identitas yang dituduhkan kepada Alter.

Alterina Hofan, pengidap sindroma klinefelter yang berubah dari perempuan ke pria, kini mendekam di Rumah Tahanan Pondok Bambu. Minggu depan, rencananya akan digelar sidang pertama perkara Alterina di pengadilan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau