MADRID, KOMPAS.com — Penampilan impresif Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain berhasil membawa Real Madrid membantai tamunya, Athletic Bilbao, 5-1, dalam lanjutan duel Divisi Primera, Sabtu atau Minggu (9/5/2010) dini hari WIB. Keduanya sama-sama menyumbangkan satu gol untuk "Los Galacticos".
Padahal, Madrid sempat ditahan 1-1 sampai babak pertama. Jika kedudukan ini bertahan hingga akhir, Barcelona memastikan juara karena menang 3-2 atas Sevilla. Namun, pada babak kedua Madrid mengamuk. Kemenangan itu pun membuat mereka terus mendesak Barcelona yang masih memimpin klasemen. Pekan depan akan menjadi penentuan juara karena merupakan pertandingan terakhir.
Di tempat kedua, Madrid mengantongi nilai 95. "Los Merengues" hanya tertinggal satu poin dari Barcelona. Meski pertandingan masih sekali, peluang juara buat Madrid masih terbuka.
Pada awal pertandingan, Pelatih Madrid Manuel Pellegrini secara mengejutkan menyimpan playmaker Ricardo Kaka di bangku cadangan. Ia lebih memilih Guti Hernandez untuk menyuplai bola ke duet Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo.
Sejak wasit Cesar Muniz Fernandez meniup peluit pertandingan, "Los Galacticos" langsung mengambil inisiatif serangan. Baru lima menit laga berjalan, Ronaldo atau CR9 langsung mengancam gawang tim tamu. CR9 yang mendapat ruang tembak dari luar kotak penalti langsung mengirim bola dengan keras ke tengah gawang Bilbao. Namun sayang, kiper Gorka Iraizoz masih sanggup menepisnya.
Lima menit berselang, sundulan Ronaldo hanya melebar tipis dari gawang tim tamu. Pada menit ke-22, malapetaka menimpa Bilbao. Fernando Amorebieta menahan tembakan Higuain dengan tangannya di kotak penalti. Wasit Fernandez pun langsung mengusir Amorebieta dan memberikan "Los Merengues" hadiah penalti.
Ronaldo yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan mengirim bola ke pojok kanan bawah gawang Iraizoz, 1-0 untuk "El Real".
Meski unggul, Madrid tak menurunkan intensitas serangannya sama sekali. Empat peluang berhasil mereka ciptakan melalui Esteban Granero, Ronaldo, Higuain, dan Fernando Gago. Namun, semuanya mentah di tangan Iraizoz yang tampil cekatan.
Sedang asyik-asyiknya menyerang, Madrid malah kebobolan pada menit ke-41. Umpan tandukan Gaizka Toquero sukses diselesaikan Francisco Yeste dengan tembakan kaki kirinya, 1-1. Kedudukan ini bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Pellegrini langsung memasukkan Kaka menggantikan Gago guna menambah daya gempur "El Real". Pergerakan gesit Kaka langsung mengacak-acak pertahanan tim tamu. Baru tujuh menit laga berjalan, empat tembakan langsung dilesatkan pasukan Bernabeu. Sayang, semuanya masih meleset dari gawang Bilbao.
Granero, yang sepanjang pertandingan tak kenal lelah menyisir sisi kiri pertahanan Bilbao, melepas tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-55. Namun sayang, bola masih membentur mistar gawang.
Melihat anak asuhnya yang mulai kehabisan akal menembus pertahanan Bilbao, Pellegrini langsung memasukkan Karim Benzema. Strategi ini terhitung berhasil karena konsentrasi lini belakang Bilbao pecah akibat pergerakan liar Benzema.
Pada menit ke-73, gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah akhirnya datang juga. Tendangan penjuru Xabi Alonso mampu dimaksimalkan dengan sempurna oleh Higuain melalui kepalanya, 2-1 untuk "Los Galacticos".
Tujuh menit kemudian, Sergio Ramos menambah keunggulan Madrid melalui tembakannya. Benzema dan Marcello menutup pertandingan lewat gol mereka pada menit ke-81 dan ke-89. (*)
Susunan pemain
Real Madrid: Casillas, Albiol, Ramos, Marcelo, Arbeloa, Gago, Alonso, Granero (Benzema 66), Guti, Higuain (Diarra 82), Ronaldo
Athletic Bilbao: Iraizoz, Amorebieta, San Jose, Campo, Iraola, Iturraspe, Martínez, Yeste (Gabilondo 65), Gurpegui, Oscar (Susaeta 53), Gaizka Toquero