Arema ke Perempat Final Piala Indonesia

Kompas.com - 09/05/2010, 19:31 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Arema Indonesia memastikan diri lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia setelah menang tipis 1-0 atas Persidafon Dafonsoro di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (9/5/2010) petang.

Gol semata wayang Arema Indonesia yang mampu merobek gawang Persidafon yang dikawal Selsius Gebze itu dilesakkan Dendy Santoso pada menit ke-71.

Dendy Santoso yang mendapatkan kawalan ketat di area kotak pinalti, akhirnya mampu memaksimalkan tendangan pojok yang dieksekusi Esteban Guillen dari sisi kanan gawang Persidafon.

Meskipun selama 45 menit babak pertama Arema Indonesia  mendominasi permainan, namun tak satu pun gol tercipta, bahkan serangan yang dibangun anak asuh Robert Rene Alberts itu selalu kandas di kaki pemain Persidafon. Bahkan, serangan balik yang dibangun para pemain Persidafon pada babak pertama itu beberapa kali mengancam gawang Arema Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga.

Memasuki babak kedua, pelatih Arema Indonesia Robert Rene Alberts mengubah pola permainan dan startegi dengan menarik Tomy Pranata dan memasukkan Achmad Bustomi. Masuknya Achmad Bustomi memang berpengaruh besar di lini tengah Arema dan pola serangan juga berubah. Bustomi mampu "merusak" lini tengah dan pertahanan Persidafon, sehingga banyak menciptakan banyak peluang emas. Namun, Arema baru bisa mencetak gol di menit ke-71.  

Pada pertandingan terakhir babak 16 besar Piala Indonesia, Persidafon akan menghadapi Pelita Jaya dan Arema Indonesia menghadapi Persela Lamongan. Dalam pertandingan terakhir itu Arema Indonesia hanya membutuhkan hasil seri untuk menggenggam gelar juara Grup L. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau