Obama Tak Bisa Operasikan iPod atau iPad

Kompas.com - 10/05/2010, 11:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Orang terkuat di AS, Barack Obama, mengaku bahwa ia tidak tahu cara mengoperasikan iPod, iPad, Xbox, atau PlayStation. Dalam acara kelulusan Hampton University di Virginia, AS, Presiden AS itu mengatakan, ”Dengan iPod dan iPad dan Xbox dan PlayStation—semuanya saya tidak tahu cara mengoperasikannya—informasi menjadi gangguan, pengalih perhatian, bentuk hiburan, bukannya perangkat pemberdayaan, bukannya sarana emansipasi.”

Pernyataan itu adalah bagian dari poin yang memiliki makna lebih luas. Dunia yang terlalu banyak menerima informasi dan kita diami ini telah menjadi beban dan bukannya menjadi sesuatu yang bisa diberdayakan. Obama juga mencatat bahwa “beberapa dari orang-orang aneh dapat dengan cepat mengklaim daya tarik,” dan mengatakan kepada para mahasiswa bahwa mereka “hidup di lingkungan media yang aktif selama 24 jam 7 hari seminggu serta membanjiri kita dengan segala jenis konten dan memaparkan kita ke segala jenis argumen. Namun, beberapa di antaranya tidak selalu sepenuhnya benar.”

Obama mengklaim, gadget dan berbagai tekanan ini “tidak hanya memberikan tekanan baru kepada Anda, tetapi juga memberikan tekanan baru kepada negara kita dan demokrasi kita.”

“Kita cenderung setuju bahwa gadget dan lingkungan jejaring sosial yang kita ikuti bisa memberikan kesenangan. Memiliki ponsel pintar dan koneksi terus-menerus ke internet bisa sangat membantu dalam beberapa kasus. Namun, hal ini juga bertindak sebagai bola pengikat, menahan Anda dan menolak membiarkan Anda bebas untuk hanya bernapas dan menikmati hidup Anda,” ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau