JAKARTA, KOMPAS.com — Jangan salah sangka dulu. Judul di atas sama sekali bukan mau menggambarkan keterpojokan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam memilih pejabat baru pengganti Sri Mulyani Indrawati untuk mengisi posisi Menteri Keuangan di tengah gonjang-ganjing kehidupan politik di Tanah Air.
Menurut sebuah sumber Kompas di lingkungan Istana Presiden yang meminta namanya tidak disebutkan, Presiden tidak memiliki waktu yang panjang untuk menjatuhkan pilihan. Juga bukan karena per 1 Juni 2010 Sri Mulyani telah resmi menjalankan tugasnya sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia di Washington DC, Amerika Serikat, tetapi karena kesibukan Kepala Negara sepanjang bulan ini.
"Tanggal 17 Mei Presiden akan melakukan kunjungan kerja ke Singapura dan Malaysia. Sepulang dari kunjungan itu, Presiden mengikuti kongres Partai Demokrat di Bandung pada 21-23 Mei. Rasanya tidak mungkin jika Presiden mepet setelah kongres menentukan jabatan Menkeu," kata sumber itu beberapa saat lalu.
Ia mengatakan, besar kemungkinan Presiden akan menggunakan hari-hari dalam pekan ini untuk menuntaskan pilihan atas beberapa nama yang sudah ada di mejanya. Ada sejumlah nama yang kini menjadi kandidat kuat menduduki jabatan penting tersebut.
Sumber tersebut mengungkapkan, nama-nama calon menkeu itu adalah Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan sejak tahun 2004 Anggito Abimanyu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Darmin Nasution, Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbana, serta pengamat ekonomi Iwan Jaya Aziz.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang