Ima Sempat Disambut 'Istri' Baru Gary

Kompas.com - 10/05/2010, 17:44 WIB

Laporan Wartawan Kompas.com Wahyu Satriani Ari Wulan

TANGERANG, KOMPAS.com
Sebelum terlibat percekcokan hebat dengan aktor Gary Iskak, Ima Risma—perempuan yang tengah berjuang menuntut pengakuan Gary sebagai ayah kandung dari putri semata wayangnya, Rabiyah Putri Syah—mengaku sempat disambut seorang perempuan yang diakui Gary sebagai istrinya.

Senin (10/5/2010) sekitar pukul 10 pagi, Ima mendatangi Gary di kawasan
Kuricang 8 Bintaro, Sektor 3 Tangerang, Banten. Tujuannya untuk menagih janji Gary yang bertekad mengakui anak hasil buah cinta mereka dengan membuat pernyataan resmi bahwa ia adalah ayah kandungnya.

"Ketika saya datang, yang keluar cewek. Saya tanya, 'Gary ada?' Dia jawab 'Gary enggak ada'," ujar Ima mengulang obrolannya dengan perempuan tersebut. 

Ima sendiri tak mengetahui identitas perempuan tersebut. Ia baru mengetahui siapa perempuan itu ketika berhasil menemui Gary pada siang harinya hingga berujung percekcokan.

"Saya balik lagi tadi, ada asisten Gary. Saya tanya, terus dia bilang 'Ada tuh di dalam'. Waktu ke dalam, Gary lagi duduk di sofa. Ada perempuan itu juga," beber Ima.  

Diakui Ima, saat dia terlibat percekcokan hingga berbuntut tindakan baku pukul, perempuan tersebut menjadi satu-satunya saksi atas kejadian tersebut. "Waktu saya ditendang, perempuan itu nangis," cerita Ima.

Ima mengaku sempat terpancing emosinya lantaran melihat perempuan itu hanya bisa menangis. "Lu diam aja, lu siapa?" cerita Ima.

Pertanyaan Ima langsung disahut Gary yang tengah emosi. "Lu, jangan ngapa-ngapain dia. Dia bini gue!'" terang Ima menirukan ucapan Gary.   
 
Mendengar jawaban itu, Ima malah terkaget-kaget. Sepengetahuannya, Gary adalah istri aktris Rischa Novischa, yang baru saja melahirkan seorang anak dari Gary. "Bukannya bini lu Rischa?" tanya Ima. "Bini gue bukan dia lagi," ujar Ima masih menirukan ucapan Gary.

Ima mengaku tak mengenal perempuan yang bersama Gary saat itu. Namun, ia mengklaim sempat merekam wajah perempuan tersebut, yang dianggapnya sebagai saksi kunci apabila kasusnya berlanjut ke ranah hukum.

Tak hanya Ima yang melaporkan kejadian tersebut. Gary juga terlebih dahulu melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan Ima terhadapnya ke Polda Metro Jaya, beberapa jam setelah kejadian. (EH)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau