JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya mengatakan otoritas sektor keuangan di seluruh dunia menaruh perhatian yang besar dengan krisis yang terjadi di Yunani. Oleh karena itu, seluruh dunia bersepakat untuk meminimalkan dampak ini.
"Proses ke sana telah berlangsung, kita berharap perbaikan (indeks) akan terjadi sehingga kita tidak akan mengulangi seperti minggu lalu," tuturnya di sela pembukaan SWIFT Business Forum 2010 di Hotel Mandarin, Selasa (11/5/2010).
Budi mencatat syok di pasar modal yang terjadi begitu besar karena pasar mempersepsikan berlebih atas apa yang terjadi di Yunani akhir minggu yang lalu. "Kemarin dan hari ini kan sudah dilihat perkembangannya berubah," ungkapnya.
Indonesia tidak terlalu sulit meminimalkan dampak dari krisis Yunani karena telah memiliki pelajaran berharga dalam menghadapi krisis global pada Oktober 2008. Menurut Budi, dunia telah bersifat interconnected sehingga kejadian di belahan dunia lain seperti Yunani dapat mempengaruhi pasar negara-negara di Asia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang