April, Harga Properti di China Naik 12,8 Persen

Kompas.com - 11/05/2010, 16:41 WIB

HONGKONG, KOMPAS.com - Sepanjang April 2010, harga properti China kembali membukukan rekor baru, yakni naik 12,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sebelumnya, pada Maret harga properti menanjak 11,7 persen atau level tertinggi sejak tahun 2005.

Angka tersebut baru saja dirilis oleh pemerintah China. Lantaran harga properti terus membumbung, langkah pemerintah mengetatkan kredit properti dianggap belum membawa hasil.

"Pemerintah melakukan beberapa langkah baru terkait properti. Jadi, terlalu dini menilai bahwa program pemerintah tidak efektif," ujar Brian Jackson, analis Royal Bank of Canada di Hongkong.

Awal bulan ini, Beijing menjadi kota pertama di China yang membatasi warganya untuk membeli unit rumah baru. Analis BOCOM International Ltd, Yang Qingli mengatakan, kota-kota lain diprediksi bakal menerapkan aturan serupa. "Harga properti pasti akan turun sekitar 10 persen hingga 20 persen," imbuh Qingli.

Senada, ekonom Mizuho Securities Asia, Shen Jianguang menilai harga properti bisa jatuh lebih dari 30 persen di masa mendatang seiring dengan melimpahnya pasokan. " Ini adalah bulan terakhir tahun ini terjadinya lonjakan harga," tandasnya.

Sesaat paska dirilisnya angka properti, Shanghai Composite Index jatuh 18.74 poin atau 0,7 persen pukul 13.30 waktu setempat, lantaran kekhawatiran pelaku pasar akan terjadinya bubble aset properti. (KONTAN/Dessy Rosalina/Bloomberg)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau