JAKARTA, KOMPAS.com - Motivasi siswa untuk menjadi guru saat ini dirasakan masih terlalu rendah, khususnya di kota-kota besar. Lain halnya siswa di daerah, yang umumnya memiliki gairah tinggi untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi di bidang ilmu pendidikan atau keguruan.
Demikian diungkapkan Ketua STKIP Kebangkitan Nasional (Sampoerna School of Education) Prof Paulina Pannen kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (11/5/2010). "Terus terang, di daerah itu jumlahnya membeludak dibandingkan di kota besar. Salah satu sebabnya karena mereka merasa, bahwa menjadi guru saat ini hidupnya akan terjamin," ujar Paulina.
Paulina tidak menyangkal, motivasi para siswa daerah untuk berprofesi guru begitu tinggi karena merasa hidup mereka akan terjamin oleh karir sebagai guru. Pun, tambah Paulina, adanya sertifikasi profesi mereka ini menjadi jaminan penghasilan yang baik.
"Apalagi daerah sudah diberikan otonomi untuk memajukan daerahnya masing-masing, termasuk dalam menerapkan kebijakan RSBI dan SBI, sehingga kesempatan menjadi guru semakin besar," ujar Paulina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang