JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina menjamin tabung gas bersubsidi yang diproduksi dan diedarkan dalam sistem distribusi resmi berkualitas baik. Setiap tabung yang diproduksi dan diedarkan memiliki standar pengawasan khusus. Oleh karena itu, menanggapi sejumlah kasus tabung palsu yang beredar, juru bicara Pertamina, Basuki Trikora Putra, mempertanyakan titik lemah yang memungkinkan terjadinya penyalahgunaan atau pemalsuan.
"Itu kasus-kasus tabung tersebut siapa yang menemukan? Pengecer, kan? Jangan geser tanggung jawabnya ke Pertamina terus dong. Intinya, tabung yang dikeluarkan Pertamina sudah memenuhi standar nasional," tuturnya ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (12/5/2010) siang.
Basuki menegaskan, tabung gas asli yang diproduksi Pertamina memiliki lambang Pertamina, tanda diproduksi oleh Pertamina, dan tanda identifikasi berupa kode produk yang hanya diketahui oleh Pertamina. Produk tabung yang tidak baik sudah tentu tidak akan dilepas ke pasar.
"Kalau memang ada dugaan dan bisa ditemukan yang palsu-palsu, kami bahagia sekali. Ini sinergi. Karena tentunya kalau palsu berpotensi akan berbahaya bagi siapa pun," ujarnya. Saat ini, lanjut Basuki, sudah ada tim internal Pertamina yang turun ke lapangan mengawasi jalannya distribusi tabung gas, tetapi belum menyentuh persoalan tabung gas palsu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang