JAKARTA, KOMPAS.com — Kendati beberapa indeks di Asia merosot terbawa sentimen negatif perihal kekhawatiran regulasi Pemerintah China menghentikan inflasi, IHSG berhasil ditutup menguat.
Pada transaksi hari Rabu (12/5/2010), IHSG ditutup pada level Rp 2.847,622 atau naik 1,23 persen. Dibandingkan penutupan sesi I, sejumlah saham yang menanjak jumlahnya lebih banyak, yakni 128 saham. Sementara itu, 65 saham lainnya turun dan 68 saham tidak berubah. Dari semua sektor saham yang diperdagangkan hari ini, hanya sektor perdagangan yang menyala merah.
Saham-saham yang memimpin laju kenaikan indeks hari ini adalah Unilever (UNVR) naik 3,42 persen ke level Rp 15.100, Gudang Garam (GGRM) melesat 10,56 persen ke Rp 31.400, Bank Mandiri (BMRI) naik 1,92 persen menjadi Rp 5.300, Bumi Resources naik 3,09 persen menjadi Rp 2.500, dan Bank Danamon (BDMN) naik 3 persen ke Rp 5.150.
Sementara itu, PT Telekomunikasi (TLKM) justru menahan kenaikan indeks lebih tinggi dengan merosot 0,65 persen ke level Rp 7.600. Sumber Alfaria (AMRI) anjlok 15,97 persen ke level Rp 1.000, Bhakti Investama tergelincir 8,16 persen ke level Rp 225, Indosat (ISAT) turun 0,89 persen ke Rp 5.550, dan Kalbe Farma (KLBF) turun 1,55 persen menjadi Rp 1.910.
Volume perdagangan mengalami kenaikan dibandingkan penutupan sesi I dengan total saham yang beredar sebanyak 3,687 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 3,182 triliun (Astri Karina Bangun/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang