JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi penyergapan terhadap tiga orang yang diduga kelompok teroris membuat warga penasaran. Ratusan warga menyemut di lokasi tempat penyergapan yang terjadi Rabu (12/5/2010) sekitar pukul 12.00 tadi. Akibatnya, lalu lintas di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, antara Universitas Kristen Indonesia dan Cililitan macet total.
Kemacetan panjang terjadi di jalur arah Cililitan menuju UKI, sedangkan arah sebaliknya tersendat. Berbagai kendaraan yang melintas banyak berhenti di tengah jalan untuk menonton lokasi kejadian yang dipadati oleh warga.
Warga tampak penasaran ingin tahu kejadian yang sempat diwarnai baku pukul dan penembakan itu. Sementara di lokasi penembakan, tak jauh dari Gedung Asabri, masih terlihat bercak darah dari orang yang diduga teroris tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam penggerebekan di Cawang itu, satu orang tewas di tembak anggota Densus 88 Antiteror. Dua lainnya berhasil dilumpuhkan.
Rudi, salah seorang saksi mata, menuturkan, kejadian berlangsung begitu cepat. Seusai menyergap ketiga orang tersebut, Densus langsung membawanya tanpa memberikan keterangan kepada warga yang terkaget-kaget.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih tidak dijaga oleh polisi dan belum dipasangi garis polisi. Tampak hanya sejumlah polisi lalu lintas sibuk mengatur arus kendaraan yang lewat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang