Motogp 2011

Stoner ke Honda, Rossi ke Ducati?

Kompas.com - 12/05/2010, 17:58 WIB

JAKARTA, Kompas.com — Rumor tentang hubungan Casey Stoner dan tim Honda MotoGP terus bergulir. Kabar terakhir yang berembus kencang di Italia menyebutkan, Stoner tampaknya akan segera meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Honda pada musim depan.

SportsMediaSet.it mengklaim, masa kebersamaan Stoner dan Ducati akan berakhir pada musim 2010 ini, setelah pebalap Australia tersebut sepakat pindah ke Honda. Mantan bos Ducati, Livio Suppo, yang kini menjadi bagian dari HRC, ditengarai sebagai otak dari perpindahan ini karena dia yang memegang peranan penting.

Awal pekan ini, Ducati sudah memberikan pernyataan bahwa mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan Stoner. Akan tetapi, sejumlah media di Italia menyebutkan, Stoner sudah merasa tak nyaman lagi bersama Ducati, setelah tahun lalu tim "Merah" ini berupaya menggaet pebalap Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo.

Jika benar-benar terjadi bahwa Stoner hengkang ke Honda, Ducati akan mendapat pukulan yang sangat telak. Bagaimana tidak, sejauh ini baru Stoner yang bisa "menjinakkan" keliaran Ducati, dengan menjadi juara dunia 2007, saat pertama kali bergabung dengan tim Italia ini.

Masih dari laporan yang sama, untuk mengantisipasi kehilangan Stoner, Ducati sudah membidik sebuah nama beken. Pebalap Italia yang saat ini masih memperkuat Fiat Yamaha, Valentino Rossi, jadi target utama untuk menggantikan Stoner.

Bahkan dilaporkan, Ducati sudah menyodorkan kontrak berdurasi dua tahun kepada Rossi, yang sudah menggondol sembilan gelar juara dunia sepanjang kariernya di balap motor—termasuk tujuh gelar di kelas premier. Awal bulan depan menjadi momen penting mengenai rumor ini karena "The Doctor" akan memberikan jawaban.

Spekulasi tentang masa depan Stoner dan Rossi ini mencuat, menyusul masa kontrak kedua pebalap yang selesai pada akhir musim nanti. Karenanya, mulai sekarang sudah mulai berembus kabar-kabar yang kebenarannya masih menjadi tanda tanya, apalagi sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau