Hamas Tuduh Mesir Siksa Warga Palestina

Kompas.com - 13/05/2010, 08:04 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com - Penguasa Gaza, Hamas, yang hubungannga dengan Kairo makin bertambah tegang, menuduh Mesir telah menyiksa para tawanan Palestina.

"Mereka (tawanan) telah menjadi sasaran metode penyiksaan yang mengerikan, disetrum dengan arus listrik, digantung pada tungkai dan lengan mereka selama periode waktu yang lama dan dipukuli," kata Sami Abu Zuhri, seorang jurubicara gerakan Islam itu.

"Keadaan para tawanan di penjara-penjara Mesir itu merupakan bencana besar. Penangkapan dan penyiksan meningkat," ujarnya kepada AFP.

Menurut dia, 30 anggota kelompok Palestina, termasuk 11 dari Hamas, sekarang ditahan di penjara Mesir, tempat mereka telah menjalani hukuman dari satu hingga enam tahun.

Hamas adalah cabang Ikhwanul Muslimin, gerakan oposisi penting di Mesir, dan hubungannya dengan Mesir menjadi makin tegang dalam beberapa pekan belakangan ini.

Hamas juga menyatakan pasukan keamanan mereka telah menjinakkan sebuah bom yang ditempatkan di dekat bangunan di Gaza yang menampung kantor perwakilan Mesir hingga 2007, ketika gerakan Islam Palestina itu merebut kekuasaan di jalur pesisir tersebut.

Seorang nelayan Palestina terluka ketika kapalnya bertabrakan dengan kapal keamanan Mesir di lepas pantai Gaza selatan pada Rabu dini hari.

Anak laki-laki nelayan itu menuturkan, pasukan keamanan Mesir sengaja membenturkan kapal penangkap ikan tersebut, tapi Mesir menyatakan tabrakan itu tidak disengaja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau