Tips Asupan Serat yang Pas

Kompas.com - 13/05/2010, 09:51 WIB

Butuh ide soal makanan tinggi serat dan kudapan ringan? Cobalah tip dari WebMD berikut ini:

- Memulai hari
Saat sarapan, pilih sereal tinggi serat, kurang lebih 5 gram alam setiap sajian. Pilih sereal yang memakai nama "bran". Atau tambahkan beberapa sendok makan gandum asli sebagai sereal favorit Anda memulai hari.

- Beralih ke gandum
Cari roti yang memasang label gandum, tepung gandum, atau gandum lain sebagai bahan utama, kurang lebih mengandung 2 gram serat dalam setiap sajian. Coba pula yang berbahan dasar beras merah, beras, barley, pasta gandum utuh, atau bulgur.

- Perbanyak makanan yang dipanggang
Ganti tepung putih untuk setengah adonan atau semua ketika Anda membuat roti. Tepung gandum mengandung serat lebih banyak daripada tepung putih. Gunakan ragi dalam jumlah lebih banyak dan biarkan adonan naik. Bila memakai baking powder, tambahkan 1 sendok teh untuk setiap 3 cangkir butir tepung gandum. Coba tambahkan remah-remah sereal bran atau gandum yang belum diproses saat membuat muffin dan cake.

- Campur dengan bahan lain
Tambahkan potongan sayur segar atau sayur beku ke dalam sup yang Anda masak. Contohnya, masukkan campuran brokoli beku ke dalam saus spageti atau wortel.

- Dapatkan manfaat kacang-kacangan
Konsumsi lebih banyak buncis dan kacang polong. Tambahkan kacang merah ke dalam sup atau salad. Anda juga bisa membuat nachos dengan menambahkan kacang hitam dan sayuran segar.

- Konsumsi buah
Apel, pisang, jeruk, pir, dan beri adalah sumber serat yang bagus. Buah-buahan kering, sayuran mentah, dan popcorn rendah lemak juga pilihan baik.

Menambahkan serat terlalu banyak dan terlalu cepat dapat meningkatkan gas usus, membuat perut kembung dan kram. Karena itu, tingkatkan serat dalam diet Anda secara bertahap selama beberapa minggu. Hal ini memungkinkan bakteri baik dalam pencernaan beradaptasi terhadap perubahan.

Selain itu, banyak minum air. Serat bekerja maksimal jika menyerap air, membuat kotoran tidak keras, sehingga Anda tidak perlu mengejan saat buang air besar. (GHS/est)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau