Maradona Tak Menyesal Coret Cambiasso dan Zanetti

Kompas.com - 14/05/2010, 02:26 WIB

BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Argentina, Diego Maradona, tidak menyesal karena telah mencoret Javier Zanetti dan Esteban Cambiasso dalam skuad Piala Dunia. Hal itu sudah ia pikirkan sejak lama.

Maradona secara mengejutkan menyingkirkan dua pemain Inter Milan itu dalam skuad sementara yang akan dibawanya ke Afrika Selatan. Padahal, kedua pemain senior itu bermain luar biasa musim ini dan berhasil mengantar Inter ke final Liga Champions.

Kepada Radio Del Plata, Maradona mengatakan alasannnya dalam memilih 30 pemain yang akan diseleksi menjadi 23 orang pada 1 Juni nanti. "Saya hanya menyesali Fernando Gago. Dia salah satu pemain saya, tetapi dia bermain terlalu sedikit tahun ini dan itu sebabnya saya tak memanggilnya," kata Juara Dunia 1986 itu.

"Tidak ada yang aneh dan tak ada yang perlu dijelaskan soal keluarnya Zanetti. Itu sudah diputuskan sejak lama. Hal yang sama berlaku untuk Cambiasso," ujarnya.

Kritik segera berdatangan terhadap keputusan Maradona tersebut. Sebelum ini, mantan striker tersebut berkali-kali dihujani tanggapan sinis soal keputusannya mencoret playmaker Juan Riquelme.

Namun, "Si Tangan Tuhan" tetap optimistis dengan pilihannya dan bertekad terus melatih "Albiceleste" seusai Piala Dunia. "Sejak saya mengambil tugas ini, saya mulai rencana tak hanya memikirkan Piala Dunia di Afrika Selatan, tetapi juga Copa America," katanya. (FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau