Kapan Presiden Umumkan Pengganti SMI?

Kompas.com - 14/05/2010, 14:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Waktu pengumuman pengganti Sri Mulyani yang akan meninggalkan posisi Menteri Keuangan masih menjadi tanda tanya, sementara waktu terus berputar mendekati tanggal aktifnya Sri Mulyani berkantor di Bank Dunia pada 1 Juni mendatang.

Presiden SBY yang diharapkan segera membuat pengumuman belum menunjukkan indikasi yang jelas. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa pun tutup mulut ketika dimintai konfirmasi mengenai waktu pengumuman yang sudah direncanakan Presiden.

"Saya enggak mau berkomentar," tuturnya di kantor kementerian, Jumat (14/5/2010). Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PAN ini pun hanya merinci kegiatan Presiden pada sekitar minggu ketiga Mei 2010.

Menurutnya, Presiden SBY baru akan tiba dari kunjungan ke Malaysia pada tanggal 19 Mei. Setelah itu, Presiden akan menghadiri acara Kongres Demokrat di Bandung pada tanggal 21-23 Mei. Kemungkinan agenda kosong pada tanggal 20 Mei atau sekitar 24 Mei tidak ditanggapinya.

Hatta juga mengindikasikan bahwa dalam waktu yang bersamaan, Presiden SBY akan segera mengumumkan pejabat yang akan mengisi posisi wakil menteri keuangan yang selama ini kosong.

"Bisa bersamaan. Yang jelas posisi kosong ini akan segera diisi. Yang penting memenuhi kriteria," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau