JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Singapura dan Malaysia pada 17 hingga 19 Mei mendatang.
Staf Khusus Presiden bidang Luar Negeri Dino Patti Djalal dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (14/5/2010), mengatakan, sejumlah agenda sudah disiapkan untuk dibahas Kepala Negara bersama PM Singapura dan PM Malaysia.
"Selama di Singapura, Presiden akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam acara Leaders Retreat dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral yang didampingi para menteri," katanya.
Dino menjelaskan, selama pertemuan antarkedua kepala pemerintahan itu akan dibicarakan berbagai hal di bidang ekonomi, investasi, dan perdagangan, serta batas maritim dan kerja sama patroli di Selat Malaka.
"Kedua pemimpin juga akan me-review kerja sama yang telah dicapai selama ini serta langkah-langkah ke depan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kerja sama tersebut," katanya.
Sementara di Malaysia, Presiden akan menghadiri forum konsultasi Indonesia-Malaysia. Dalam konsultasi tahunan itu, Presiden akan bertemu dengan PM Malaysia Datuk Seri Mohd Najib Tun Abdul Razak. "Akan membahas hubungan kerja sama ekonomi, investasi, perdagangan, tenaga kerja, dan pariwisata," katanya.
Menurut Dino, pada hari yang sama, Presiden juga akan menerima kunjungan kehormatan dari Ketua World Islamic Economic Forum Tun Musa Hitam. Pada hari kedua, 19 Mei 2010, Presiden akan menghadiri dan menyampaikan pidato pada Forum Islam Dunia ke-6 di Kuala Lumpur Convention Centre.
Presiden dijadwalkan berangkat pada Senin (17/5/2010) didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono menuju Singapura dan Selasa (18/5/2010) menuju Kuala Lumpur. Presiden dan rombongan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Rabu (19/5/2010).
Volume perdagangan RI-Singapura 2009 berjumlah 58,5 miliar dollar Singapura, menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 75,17 miliar dollar Singapura sebagai akibat krisis ekonomi global. Sementara itu, investasi Singapura di Indonesia pada 2009 menunjukkan peningkatan, yaitu sebesar 4,3 miliar dollar AS, menduduki peringkat pertama realisasi PMA di Indonesia. Sementara pada 2008, investasi Singapura di Indonesia berjumlah 1,48 miliar dollar AS.
Volume perdagangan Indonesia-Malaysia 2009 berjumlah 12,50 dollar AS, menurun dibandingkan 2008, yaitu 15,35 miliar dollar AS. Sementara itu, investasi Malaysia di Indonesia pada 2009 berjumlah 129,32 juta dollar AS, menduduki peringkat 10 dalam realisasi PMA.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang